本站提供正體中文版。切換到正體中文本站提供简体中文版。切换到简体中文This site is available in English.View in Englishこのサイトには日本語版があります。日本語で表示이 사이트는 한국어로도 제공됩니다.한국어로 보기Diese Website ist auch auf Deutsch verfügbar.Auf Deutsch ansehenEste sitio web también está disponible en español.Ver en españolQuesto sito è disponibile anche in italiano.Visualizza in italianoCe site est également disponible en français.Afficher en françaisEste site também está disponível em português.Ver em portuguêsDeze website is ook beschikbaar in het Nederlands.In het Nederlands bekijkenЭтот сайт также доступен на русском языке.Смотреть на русскомयह वेबसाइट हिन्दी में भी उपलब्ध है।हिन्दी में देखेंهذا الموقع متاح أيضًا باللغة العربية.عرض بالعربيةBu site Türkçe olarak da mevcut.Türkçe görüntüleTa strona jest dostępna także po polsku.Wyświetl po polskuTrang web này cũng có phiên bản tiếng Việt.Xem bằng tiếng Việtاین وب‌سایت به فارسی هم در دسترس است.مشاهده به فارسی

Menyimpan riwayat pemrosesan PixInsight dengan Project dan XISF

Perkakas dan perangkat keras2021.06

PixInsight memiliki satu sifat yang sangat ramah bagi pemula: ia mencatat secara lengkap process mana saja, dengan parameter apa saja, yang pernah dipakai untuk mengolah setiap citra. Asalkan Anda tahu cara menyimpan riwayat ini, Anda bukan hanya dapat kembali ke langkah mana pun kapan saja, tetapi juga dapat mengubah “alur kerja yang berhasil pada kesempatan sebelumnya” menjadi templat kerja milik Anda sendiri. Tulisan ini membahas History Explorer, penyimpanan sebagai Project, serta riwayat bawaan yang dibawa XISF.

History Explorer: menyimpan setiap langkah secara utuh

Jika Anda menyimpan seluruh proses pascapemrosesan sebagai satu berkas Project, maka riwayat setiap citra di dalam Project itu — process atau script mana saja yang pernah dilaluinya — semuanya akan tersimpan “secara otomatis”.

Dan catatan-catatan ini bukan hanya berguna untuk mengembalikan citra ke salah satu langkah sebelumnya — catatan itu juga bukan sekadar log. Jika Anda menyeret salah satu langkah di dalam History Explorer langsung ke desktop workspace, akan terbentuk sebuah process icon yang tetap membawa pengaturan parameter lengkap seperti saat itu.

Bagi pemula yang sudah pernah menjalani alur PI satu kali, hal ini sangat berguna: Anda dapat menyeret keluar catatan pemrosesan dari kesempatan sebelumnya dan menyusun alur kerja Anda sendiri langkah demi langkah, tanpa harus mengingat kembali setiap parameter dari nol setiap kali.

History Explorer di PixInsight menyimpan riwayat pemrosesan lengkap setiap citra

Mengapa saya selalu menyimpan data sebagai Project

Kebiasaan yang saya bentuk adalah — di dalam PixInsight, selalu menyimpan data sebagai Project. Alasannya ada tiga:

  1. menyimpan seluruh riwayat pemrosesan (processing history) setiap citra;
  2. menyimpan semua process icon beserta parameternya yang ada di desktop workspace;
  3. menyimpan seluruh citra di dalam semua workspace.

Dengan kata lain, satu berkas Project adalah arsip lengkap yang “dikemas sekalian dengan jalan pikiran Anda”, sehingga sangat praktis untuk ditinjau atau diubah di kemudian hari.

Menyimpan dalam bentuk Project sekaligus mempertahankan citra, riwayat pemrosesan, dan process icon process icon dan isi workspace yang tersimpan di dalam Project Project menyimpan secara utuh keadaan citra dari beberapa workspace

XISF: satu citra pun bisa membawa riwayatnya sendiri

Jika menyimpan seluruh Project setiap kali terasa terlalu berat, sebenarnya ada pilihan yang lebih ringan. Setelah PixInsight diperbarui ke 1.8.8-10, ketika menyimpan satu citra dalam format khusus PI, yaitu XISF, Anda dapat memilih untuk ikut menyimpan process penyuntingan (beserta parameternya) ke dalam berkas itu, sehingga riwayat penyuntingan tetap terjaga tanpa perlu menyimpan seluruh Project. Selain itu, kotak seleksi preview pada citra ini juga dapat ikut dipertahankan.

Manfaatnya langsung terasa: hanya dari riwayat penyuntingan berkas itu saja, Anda sudah bisa mengetahui bagaimana citra ini dahulu diolah — baik untuk Anda tinjau sendiri kelak, maupun untuk menjelaskan alurnya kepada orang lain, keduanya jadi jauh lebih hemat tenaga.

Format XISF dapat menyimpan riwayat pemrosesan dan parameter satu citra sekaligus

Ringkasan

Baik disimpan sebagai Project maupun sebagai XISF yang membawa riwayat, gagasan intinya hanya satu: jangan biarkan alur pemrosesan Anda lenyap begitu berkas ditutup. Riwayat yang tersimpan sekaligus menjadi asuransi yang dapat ditelusuri kembali dan templat kerja pribadi yang dapat dipakai ulang — kebiasaan ini terutama layak dibentuk oleh pemula yang sedang membangun alurnya sendiri.