本站提供正體中文版。切換到正體中文本站提供简体中文版。切换到简体中文This site is available in English.View in Englishこのサイトには日本語版があります。日本語で表示이 사이트는 한국어로도 제공됩니다.한국어로 보기Diese Website ist auch auf Deutsch verfügbar.Auf Deutsch ansehenEste sitio web también está disponible en español.Ver en españolQuesto sito è disponibile anche in italiano.Visualizza in italianoCe site est également disponible en français.Afficher en françaisEste site também está disponível em português.Ver em portuguêsDeze website is ook beschikbaar in het Nederlands.In het Nederlands bekijkenЭтот сайт также доступен на русском языке.Смотреть на русскомयह वेबसाइट हिन्दी में भी उपलब्ध है।हिन्दी में देखेंهذا الموقع متاح أيضًا باللغة العربية.عرض بالعربيةBu site Türkçe olarak da mevcut.Türkçe görüntüleTa strona jest dostępna także po polsku.Wyświetl po polskuTrang web này cũng có phiên bản tiếng Việt.Xem bằng tiếng Việtاین وب‌سایت به فارسی هم در دسترس است.مشاهده به فارسی

Seri mask Photoshop: highlight, objek, dan kanal Alpha

Pascaproses astro di PS2021.05

Mask adalah salah satu alat paling inti dari Photoshop dalam pascapemrosesan astrofotografi. Tulisan ini merangkum beberapa cara membuat mask yang sering dipakai — mask seleksi highlight, mask objek, serta cara menyimpan mask yang sudah jadi ke dalam kanal Alpha agar bisa dipakai berulang kali. Sejujurnya, saya selalu agak malas belajar Photoshop dengan sungguh-sungguh, tetapi karena toh hendak memasukkannya ke dalam alur kerja, dasar-dasar semacam ini tetap harus saya kejar.

Mask seleksi highlight

Mask seleksi highlight dipakai untuk mengunci bagian terang pada citra, sehingga memudahkan pemrosesan yang terarah pada rentang highlight. Langkah pembuatannya sebagai berikut:

  1. Select → Color Range → Highlights, lalu atur sampai memperoleh rentang yang Anda inginkan
  2. Select → Modify → Expand, untuk memperbesar area seleksi secukupnya
  3. Select → Modify → Feather, untuk membuat tepi area seleksi yang sudah diperbesar itu menjadi lembut
  4. Tekan tombol “Add layer mask”
  5. Mask seleksi highlight untuk layer tersebut pun selesai

Layar langkah-langkah pembuatan mask seleksi highlight di Photoshop

Kegunaan mask ini adalah melakukan penyesuaian pada rentang highlight, misalnya penajaman, menaikkan saturasi, atau membatasi cakupan kerja dekonvolusi. Sebaliknya, jika mask ini Anda balik (Ctrl+I), Anda dapat melindungi area highlight dan justru memproses bagian yang redup seperti latar belakang, misalnya untuk pengurangan noise atau menurunkan saturasi.

Mask objek (Object Mask)

Mask objek berguna untuk mengurangi noise dan menghaluskan latar belakang, sekaligus melindungi galaksi dan bintang agar tidak ikut terpengaruh. Langkah pembuatannya:

  1. Duplikasi layer background
  2. Ctrl+A untuk memilih seluruh latar belakang, lalu Ctrl+C untuk menyalinnya
  3. Tambahkan layer mask (membuat mask-nya)
  4. Tahan Alt + klik kiri untuk masuk ke mode penyuntingan mask
  5. Ctrl+V untuk menempelkan background yang disalin pada langkah 2 (kini tampil dalam skala abu-abu)
  6. Ctrl+I untuk membalik mask
  7. Gunakan Levels untuk menyetel mask sampai bentuknya pas

Mask objek langkah 1: menduplikasi layer background sehingga diperoleh layer “Background copy”

Mask objek langkah 2: Ctrl+A untuk memilih seluruh background; garis batas seleksi muncul mengelilingi seluruh bidang gambar

Mask objek langkah 3: menambahkan layer mask putih pada layer “Background copy”

Mask objek langkah 4: menahan Alt + klik kiri untuk masuk ke mode penyuntingan mask; pada saat ini mask masih putih seluruhnya

Mask objek langkah 5: Ctrl+V menempelkan background yang disalin ke dalam mask, tampil dalam skala abu-abu (galaksi adalah bagian yang terang)

Mask objek langkah 6: Ctrl+I membalik mask; latar belakang menjadi putih, galaksi dan bintang menjadi hitam

Mask objek langkah 7: menggunakan Levels untuk menyetel mask sampai bentuknya pas

Setelah mask objek jadi, Anda dapat mengurangi noise latar belakang tanpa mengganggu galaksi maupun bintang. Ini terasa sangat berguna sewaktu memproses citra galaksi — latar belakangnya bersih, sementara objek utamanya sama sekali tidak ikut terseret.

Menyimpan mask dengan kanal Alpha

Siapa pun yang pernah memakai Photoshop tahu bahwa area seleksi dan mask dapat saling dikonversi. Namun kalau saya sudah bersusah payah membuat satu mask dan kelak ingin memakainya lagi, di mana ia sebaiknya saya simpan?

PixInsight lebih sederhana dalam hal ini: mask itu sendiri adalah sebuah berkas citra, tinggal disimpan sebagai berkas baru atau dibungkus di dalam Project. Lalu bagaimana dengan Photoshop? Jawabannya adalah memasukkannya ke dalam “Channels” (kanal). Selain ketiga kanal RGB, sebuah berkas masih sanggup menampung cukup banyak kanal tambahan, dan kita bisa menyimpan mask sebagai salah satu kanal. Kelak ketika dibutuhkan, kanal itu langsung kita ubah menjadi area seleksi, lalu kita jadikan mask kembali untuk dipakai.

Layar penyimpanan mask sebagai kanal Alpha di Photoshop

Tambahan: video tutorial dipindahkan ke YouTube

Dulu saya pernah mencoba mengunggah video demonstrasi tentang mask di Facebook, tetapi videonya selalu tersangkut di tahap peninjauan dan tak kunjung terbit. Karena itu, semua video tutorial terkait yang menyusul saya pindahkan ke YouTube; rekan sehobi yang membutuhkannya dapat mencarinya di kanal berikut: Kanal YouTube Evan Tsai.