本站提供正體中文版。切換到正體中文本站提供简体中文版。切换到简体中文This site is available in English.View in Englishこのサイトには日本語版があります。日本語で表示이 사이트는 한국어로도 제공됩니다.한국어로 보기Diese Website ist auch auf Deutsch verfügbar.Auf Deutsch ansehenEste sitio web también está disponible en español.Ver en españolQuesto sito è disponibile anche in italiano.Visualizza in italianoCe site est également disponible en français.Afficher en françaisEste site também está disponível em português.Ver em portuguêsDeze website is ook beschikbaar in het Nederlands.In het Nederlands bekijkenЭтот сайт также доступен на русском языке.Смотреть на русскомयह वेबसाइट हिन्दी में भी उपलब्ध है।हिन्दी में देखेंهذا الموقع متاح أيضًا باللغة العربية.عرض بالعربيةBu site Türkçe olarak da mevcut.Türkçe görüntüleTa strona jest dostępna także po polsku.Wyświetl po polskuTrang web này cũng có phiên bản tiếng Việt.Xem bằng tiếng Việtاین وب‌سایت به فارسی هم در دسترس است.مشاهده به فارسی

Perbedaan antara ChannelCombination dan LRGBCombination

Manajemen warna2023.04

Kedua process ChannelCombination dan LRGBCombination memiliki nama yang sangat mirip di dalam PixInsight, sehingga orang sering bingung kapan harus memakai yang mana, dan tidak sedikit video tutorial di internet yang juga kerap mencampuradukkan keduanya. Artikel ini membagikan cara saya sendiri memakainya, sekaligus perbedaan nyata keduanya pada tataran perhitungan.

Cara saya memakainya

  • LRGBCombination: saya memakainya dalam keadaan nonlinear, untuk menggantikan L di dalam kanal RGB dengan L, yaitu yang biasa disebut “memasukkan kanal L ke dalam citra RGB”.
  • ChannelCombination: situasi yang paling sering saya pakai adalah menggabungkan ketiga kanal RGB dalam keadaan linear. Sebab ChannelCombination tidak melakukan pemrosesan lain dengan sendirinya; ia semata-mata hanya menggabungkan kanal (padanan dari pemisahan kanal pada ChannelExtraction).

Mode penggabungan pada ChannelCombination mencakup RGB, HSV, HSI, CIEXYZ, CIEL*a*b, CIEL*c*h. Anda dapat menganggapnya sebagai “PixelMath dengan antarmuka klik”, sehingga pada prinsipnya operasi yang persis sama juga bisa dijalankan dengan PixelMath.

Tanya jawab satu: apa yang terjadi jika RGB digabungkan dengan LRGBCombination dalam keadaan linear?

Ada rekan penghobi yang menanyakan hal ini. Gambar di bawah memperlihatkan hasilnya — demi perbandingan yang objektif, kedua citra pada gambar tersebut sama-sama dikenai stretching layar STF yang sama.

Perbandingan hasil penggabungan kanal RGB pada nilai bawaan: ChannelCombination (kiri) dan LRGBCombination (kanan)

Terlihat bahwa hasil LRGBCombination (gambar kanan) tidak berbeda dibandingkan dengan ChannelCombination (gambar kiri). Untuk menghindari salah penilaian oleh mata, saya bahkan memperbesar citra sampai tingkat piksel untuk mengukur nilainya, dan nilainya pun sama persis.

Tetapi perlu diperhatikan, hal ini hanya berlaku dengan syarat pengaturan transfer pada LRGBCombination “dipertahankan sepenuhnya pada nilai bawaan”. Process ini menyediakan opsi untuk mengubah bobot kanal, fungsi transfer, dan pengurangan noise warna; begitu opsi-opsi tersebut diubah, hasilnya akan berbeda dari ChannelCombination.

Tanya jawab dua: mengapa warna bermasalah saat menggabungkan dengan LRGBCombination dalam keadaan linear?

Ada pula rekan penghobi yang bertanya, mengapa dalam keadaan linear, ketika LRGBCombination dipakai untuk menggabungkan L, R, G, B secara terpisah, atau untuk menggabungkan L dengan RGB, warnanya bermasalah?

Jawabannya sejalan dengan artikel yang pernah saya bagikan sebelumnya: karena LRGBCombination adalah process nonlinear, sehingga perlu dijalankan dalam keadaan nonlinear. Meskipun saat sekadar menggabungkan kanal RGB (dan mempertahankan nilai bawaan) Anda tidak akan menemui masalah, begitu L ikut terlibat, atau parameter pada antarmuka diubah, masalah bisa saja muncul.