本站提供正體中文版。切換到正體中文本站提供简体中文版。切换到简体中文This site is available in English.View in Englishこのサイトには日本語版があります。日本語で表示이 사이트는 한국어로도 제공됩니다.한국어로 보기Diese Website ist auch auf Deutsch verfügbar.Auf Deutsch ansehenEste sitio web también está disponible en español.Ver en españolQuesto sito è disponibile anche in italiano.Visualizza in italianoCe site est également disponible en français.Afficher en françaisEste site também está disponível em português.Ver em portuguêsDeze website is ook beschikbaar in het Nederlands.In het Nederlands bekijkenЭтот сайт также доступен на русском языке.Смотреть на русскомयह वेबसाइट हिन्दी में भी उपलब्ध है।हिन्दी में देखेंهذا الموقع متاح أيضًا باللغة العربية.عرض بالعربيةBu site Türkçe olarak da mevcut.Türkçe görüntüleTa strona jest dostępna także po polsku.Wyświetl po polskuTrang web này cũng có phiên bản tiếng Việt.Xem bằng tiếng Việtاین وب‌سایت به فارسی هم در دسترس است.مشاهده به فارسی

Membuat dan Menerapkan Mask di PixInsight

Stretching dan tahap nonlinear2021.02

Dalam pascapemrosesan citra astronomi, yang paling menyita waktu sering kali bukan menerapkan suatu proses, melainkan membuat mask yang dibutuhkan proses itu. Baik atau tidaknya mask yang dibuat langsung menentukan hasil pemrosesan. Artikel ini merangkum konsep, perkakas yang sering dipakai, serta beberapa script praktis untuk membuat dan menerapkan mask di PixInsight.

Mengapa Mask Begitu Penting

Sebenarnya, dalam pemrosesan citra astronomi, hal yang paling menentukan—selain langkah-langkah alur kerja dan parameternya—adalah mask yang dipakai pada langkah-langkah tersebut. Karena itu, bagian yang paling menyita waktu dalam pemrosesan sering kali adalah pembuatan mask itu sendiri.

Perlu disebutkan bahwa membuat mask tidak menuntut komputer yang serba cepat; yang diuji justru otak manusia. Waktu yang saya habiskan untuk membuat mask jauh melampaui waktu yang dipakai komputer untuk mengolah berkasnya, tetapi investasi semacam ini sangat sepadan—begitu mask-nya pas, pemrosesan biasanya selesai dalam sekejap; justru penyetelan mask itu sendirilah yang menguras sebagian besar tenaga.

Ilustrasi bagaimana kualitas mask berhubungan langsung dengan hasil pemrosesan citra

Lalu, di mana saja mask dibutuhkan? Dekonvolusi, stretching linear/nonlinear, pengurangan noise, penghilangan cacat, perbaikan artefak, pengecilan bintang—di sini saya hanya menyebut beberapa yang umum; kenyataannya masih jauh lebih banyak pemrosesan yang memerlukan mask. Jika Anda ingin memperdalam pascapemrosesan citra astronomi, pelajarilah pembuatan mask dengan sungguh-sungguh; hanya dengan begitu Anda dapat menggarap bagian tertentu dari citra untuk tujuan tertentu, tanpa memengaruhi bagian lain yang tidak ingin Anda sentuh.

Mask Bintang: Daftar Perkakas yang Sering Dipakai

Mask bintang adalah jenis yang paling umum sekaligus yang paling menuntut kerja keras. Prinsip pembuatan mask bintang sebenarnya kurang lebih sama saja, tetapi untuk benar-benar menguasai intinya tetap dibutuhkan pengalaman yang menumpuk seiring waktu. Perkakas yang sering dipakai dapat dibagi menjadi dua kelompok:

  • Perkakas utama: StarMask, MLT (MultiscaleLinearTransform), MaskGen, StarNet++.
  • Perkakas pendukung: Morphological Transformation, Binarize, Convolution, PixelMath, Histogram Transformation.

Mask Nebula: Serba Prosedural, Tanpa Perlu Melukis Manual

Satu kebutuhan yang khas adalah memperkuat kabut gas galaksi atau nebula tanpa memengaruhi bintang-bintangnya. Caranya adalah membuat mask yang tepat. Melalui proses khusus PixInsight—seperti GAME, MLT, Dilation, dan Convolution yang dipadukan dengan PixelMath—hal itu mudah diselesaikan, dan sama sekali tidak memerlukan sapuan kuas manual.

Mask kabut gas yang dibuat secara prosedural, mampu memperkuat kabut gas tanpa memengaruhi bintang

Mask Luminans: Memilih Hanya Struktur yang Anda Inginkan

Melangkah lebih jauh, Anda dapat membuat mask luminans yang lebih halus, yang hanya memilih struktur tertentu di dalam citra. Ambil SH2-308 sebagai contoh: dengan PixInsight semata, saya pernah menghabiskan sekitar 5 sampai 7 menit untuk membuat mask yang hanya memilih “badan kepala lumba-lumba” dan mengurangkan bintang-bintang di dalamnya.

Citra bantu yang dipakai sepanjang prosesnya terutama mencakup satu citra serba hitam yang diperoleh lewat PixelMath, serta satu kanal luminans bintang yang sederhana (diperoleh dengan mengeluarkan bintangnya lalu menarik kanal luminansnya). Setelah mask ini diterapkan pada citra aslinya, saat penyetelan hanya kepala lumba-lumba (tidak termasuk bintang di dalamnya) yang terpengaruh.

Mask luminans yang hanya memilih badan kepala lumba-lumba SH2-308 dan mengurangkan bintangnya

Ketika Mask Perlu Diubah Secara Manual: Perkakas Jenis Kuas

Sebagian besar mask dapat diselesaikan secara prosedural, tetapi sesekali penyetelan halus dengan tangan tetap diperlukan. Dalam hal ini, perkakas jenis kuas di PI telah melalui perkembangannya sendiri:

  • Dynamic Paint Brush: dikembangkan oleh RBA (penulis “Mastering PixInsight”), mirip kuas di PS dan memungkinkan Anda mengubah mask secara manual dengan cepat. Namun ia tampaknya hanya bisa melukis warna putih; seandainya bisa melukis hitam, penerapannya akan lebih luas—untuk melukis hitam, Anda bisa memadukannya dengan Clone Stamp.
  • Script FAME: sejak versi 1.2, selain seleksi elips, persegi panjang, dan laso yang sudah ada, ditambahkan pula fungsi kuas. Jadi sekarang Anda tidak perlu lagi mengandalkan Clone Stamp; Anda bisa langsung melukis mask yang diinginkan dengan kuas di dalam PI, dan itu terbilang praktis. FAME dapat ditambahkan dengan memasukkan https://raw.githubusercontent.com/setiastro/pixinsight-updates/main/ ke Repository di PI; setelah pembaruan otomatis, ia akan muncul di bawah tab SetiAstro pada bagian script.

Melukis mask langsung di dalam PI dengan fungsi kuas script FAME

Ilustrasi pengoperasian fungsi kuas script FAME

Tiga klip pendek berikut memperagakan pengoperasian Dynamic Paint Brush yang sesungguhnya: