Membuat mask nebula: dua cara dengan MLT dan StarNet
Artikel ini disusun dari catatan tahun 2021; sebagian perkakas atau alur kerjanya sudah diperbarui, jadi mohon diperhatikan saat membaca.
Beberapa waktu lalu saya melihat sebuah materi ajar untuk pemula PixInsight, yang di tengah alur kerjanya justru beralih ke Photoshop untuk membuat mask nebula. Hal ini selalu kurang saya pahami, sebab PI sendiri sebenarnya punya sangat banyak perkakas untuk membuat berbagai macam mask, jadi sama sekali tidak perlu keluar di tengah jalan. Kebetulan saya punya satu citra NGC 6992, maka saya kerjakan sekali di PI untuk melihat berapa lama sebenarnya waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu mask nebulositas.
Saya sampaikan jawabannya lebih dulu: secara manual dengan MLT sekitar 10 menit, dengan StarNet sekitar 5 menit.
Metode mana pun yang Anda pakai, langkah pertamanya sama: untuk foto berwarna, ekstraklah kanal luminans terlebih dahulu.
Cara MLT (sekitar 3 langkah)
- Gunakan MLT (MultiscaleLinearTransform) untuk membuat mask bintang.
- Kurangkan mask bintang ini dari citra asli (Original).
- Selesailah mask nebulositas awal.

Cara StarNet (sekitar 2 langkah)
- Gunakan StarNet untuk menghapus bintang.
- Dari citra nebulositas yang sudah bebas bintang, kurangkan mask bintang yang dihasilkan StarNet.

Perbedaan kedua cara
Perbedaan terbesar keduanya adalah StarNet jauh lebih cepat, dan sebagian besar waktunya pun habis untuk komputasi penghapusan bintang. Namun, pemilihan nebulositas oleh StarNet mungkin kurang sempurna, sedangkan pemilihan bintangnya justru sangat lengkap (dibandingkan dengan memakai MLT).

Tentu saja, mask nebula yang diperoleh di atas semuanya baru draf awal dan masih perlu disesuaikan lebih lanjut sebelum benar-benar bisa dipakai, misalnya dengan Binarize, Dilation, Histogram Transformation, Curve Transformation, dan sebagainya. Hasil jadi yang sudah disesuaikan dan siap dipakai ada di bawah (yang ada warna merahnya), dan prinsipnya begini: yang seharusnya tertutup mask memang tertutup (misalnya bintang dan latar belakang), yang tidak seharusnya tertutup tidak tertutup (nebulositas).

Mengapa saya tidak menyarankan membuatnya dengan seleksi Photoshop
Terakhir, sedikit tentang cara membuat mask lewat seleksi Photoshop yang ada di materi ajar tersebut. Cara itu memang sederhana dan praktis, tetapi kelemahannya adalah area yang terpilih menjadi terlalu besar, dan bintang-bintang di dalam area seleksi tetap ada di sana. Akibatnya, sewaktu menguatkan nebulositas, bintang di dalam area seleksi ikut terkuatkan, sehingga bintang di dalam area seleksi menjadi berbeda dari bintang di luarnya — dan justru inilah yang ingin kita hindari.
